Keberadaan tokoh-tokoh sebelumnya di “Ketika Cinta Bertasbih” 1, serta hadirnya tokoh-tokoh baru di “Ketika Cinta Bertasbih” 2 semakin membuat karya ini terasa begitu wah. Bahkan menurut saya pribadi jika dibandingkan dengan KCB 1, KCB 2 ini jauh lebih bagus dalam segi penuturan kisahnya.
Ada beberapa cerita yang telah usai di Ketika Cinta Bertasbih 1 dan tidak sedikitpun tertulis kembali di KCB 2, seperti halnya kisah kekecewaan Fadhil ketika seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya, yang ia pernah harapkan dapat menjadi belahan jiwanya ternyata menikah dengan sahabatnya sendiri.




