Pages

Jan 23, 2011

Penodaan Islam dalam Kitab Tadzkirah Ahmadiyah

Aliran Ahmadiyah Qodiyan itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari India adalah nabi dan rasul, kemudian bagi yang tidak mempercayainya adalah kafir murtad.

Ahmadiyah Qodiyan memang mempunyai nabi dan rasul sendiri, yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India. Ahmadiyah Qodiyan mempunyai kitab suci sendiri, yaitu kitab suci Tadzkirah. Mereka menganggap kitab suci Tadzkirah adalah kumpulan wahyu yang diturunkan Tuhan kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya sama dengan kitab suci Alquran, karena sama-sama wahyu dari tuhan, tebalnya lebih tebal dari Alquran.

Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji, yaitu Rabwah dan Qodiyan di India. Mereka mengatakan, "Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qodiyan. Haji ke Mekah tanpa haji ke Qodiyan adalah haji yang kering lagi kasar." Selama hidupnya, "nabi" Mirza tidak pernah pergi haji ke Mekah.

Jan 21, 2011

La Tahzan | Jangan Bersedih

Jangan Bersedih
Saat ini anda bersedih karena memikirkan hidup anda yang anda anggap tidak beruntung? Anda susah tidur karena banyak masalah yang di hadapi? Jika anda merasakan semua hal itu ada baiknya anda membaca buku ini. Buku karangan Dr. Aid Al-Qarni ini sangat enak dibaca dan memberikan setetes kesejukan bagi anda. Apapun keyakinan anda, Insya ALLAH anda akan terhibur dan tidak sedih dengan membaca buku ini.

Sebagai salah satu buku kategori pencerahan hati (an-nafsu al-muthma’innah), La Tahzan menawarkan terapi yang lebih dekat dengan al-Qur’an dan Sunnah, ketimbang renungan-renungan reflektif semata. La Tahzan menjadi buku terlaris di Timur Tengah karena sejak cetakan pertamanya (th. 2001), buku ini telah terjual lebih dan 1 juta eksemplar.Buku ini telah melambungkan nama penulisnya, DR. ‘Aidh al-Qarni, seorang doktor dalam bidang hadis yang Hafizh Qur’an, ribuan hadis, dan juga ribuan bait syair Arab kuno hingga modern. Dalam usianya yang masih sangat muda, ia telah menjadi penulis paling produktif di Saudi Arabia saat ini.

Jan 19, 2011

Di Jemput Malaikat

Entah berawal dari mana, suara itu kembali terdengar. Gumaman khusyuk, yang melebur jiwa dan perasaan, mampu membawa kepada kepasrahan. Suara itu seperti zikir ribuan malaikat. Suara yang sangat dirindukan oleh Mur. Dia yakin, penantiannya akan segera berakhir dan para malaikat akan segera menjemputnya.

Mur berlari menuju tanah lapang. Menembus kegelapan. Membiarkan aroma sangit arang dan puing-puing memacu napasnya. Dari jauh, suara-suara itu makin menderu. Mur terus mencarinya.

Jan 18, 2011

Ketika Cinta Harus Bersabar

Ya Rabbi, entah siapa yang tadi aku lihat. Malaikatkah? atau mungkin seorang alim yang menjelma seperti Malaikat?

Entahlah. Tapi yang pasti, hatiku langsung berdetak kencang tatkala kedua mataku menatap tak sengaja wajah putih bersih nan berwibawa itu yang sempat melintasi penglihatanku. Sampai sekarang, sosok ‘malaikat’ itu masih melekat dalam benakku.

Sore tadi, Mama mengajakku kerumah salah seorang sahabatnya yang tengah sakit. Awalnya aku menolak karena memang editan tulisanku belum selesai aku revisi kembali. Besok lusa harus segera aku serahkan ke pihak penerbit untuk dipelajari dan untuk selanjutnya di terbitkan menjadi sebuah buku novel yang siap untuk dibaca.

Jan 17, 2011

Kumpulan Cerpen Karya Helvy Tiana Rosa

Helvy Tiana Rosa (lahir di Medan, Sumatera Utara, 2 April 1970; umur 40 tahun) adalah sastrawan, motivator menulis, editor dan dosen. Helvy memperoleh gelar sarjana sastra dari Fakultas Sastra UI, gelar magister dari Jurusan Ilmu Susastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, dan kini tengah menempuh program doktoral di bidang Pendidikan Bahasa, Universitas Negeri Jakarta.

Helvy adalah salah satu dari 10 Perempuan Penulis Paling Terkenal menurut survey Metro TV 2009 dan merupakan satu dari 15 Tokoh Muslim Indonesia yang terpilih sebagai 500 Muslim Paling Berpengaruh di dunia, hasil penelitian The Royal Islamic Strategic Studies Centre, Jordan, bekerjasama dengan Georgetown University, 2009.